JAMBI, GENTALANEWS.COM – “Jangan hujan hari ini…”
Itulah doa yang selalu diucapkan Irpan setiap kali melihat langit mulai kelabu.
Sebab, jika hujan datang langkah kakinya untuk mencari nafkah pun terhenti.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Dulu, Irpan adalah seorang kuli bangunan. Tapi kini, tak ada lagi yang mau mempekerjakannya. Demi keluarga, ia rela banting setir jadi manusia silver mengecat tubuhnya dengan warna perak, berjalan kaki menyusuri jalanan, menahan panas, haus, dan tatapan orang-orang.
“Apakah dengan begini kami bisa bertahan hidup?” begitu kata Irpan lirih, sambil menatap langit yang makin berat.
Bagi sebagian orang, manusia silver dianggap mengganggu atau sekadar pengemis jalanan.
Tapi bagi Irpan, inilah satu-satunya cara agar anaknya bisa terus hidup.
Anaknya, Raisah gadis kecil berusia 3 tahun kini berjuang melawan kanker anus stadium 4.
Awalnya Raisah tak bisa buang air besar, dan setelah pemeriksaan panjang, dokter harus membuat lubang di perutnya agar bisa BAB melalui kantong kolostomi.
Kini sudah enam bulan Raisah menjalani kemoterapi rutin di rumah sakit.
Biaya pengobatan utama memang ditanggung BPJS, tapi masih banyak kebutuhan lain yang harus dibayar sendiri: ongkos ke rumah sakit, kain kasa, cairan NHCL, hingga kantong kolostomi yang harganya Rp25.000 per hari hanya bisa dipakai sekali.
Sementara hasil kerja Irpan sebagai manusia silver kadang hanya Rp50.000 sehari.
Itupun kalau beruntung dan tidak hujan.
Pernah juga, uang hasil kerjanya dirampas oleh orang tak dikenal.
“Kalau diusir sudah biasa, dituduh maling pun pernah. Tapi paling sakit kalau uang buat anak saya dipalak,” ucap Irpan dengan mata berkaca-kaca.
Karena kesulitan ekonomi, Irpan sudah menjual motor dan barang berharga lainnya. Ia bahkan harus keluar dari kontrakan dan kini menumpang di rumah orang tuanya.
Sambil menangis, istri Irpan berkata,
“Kalau bisa, biar penyakitnya pindah ke saya saja… Anak saya masih kecil, dia belum tahu apa-apa.”
Kini, satu-satunya yang bisa mereka andalkan hanyalah ketulusan dan bantuan dari orang-orang baik.
Setiap rupiah yang kita berikan akan jadi harapan baru bagi Raisah — agar ia bisa terus menjalani pengobatan sampai sembuh.
🙏 Mari bantu keluarga Irpan.
Agar perjuangan ayah hebat ini tak sia-sia, dan senyum. (*)










