MUARO JAMBI, GENTALANEWS.COM – Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta, menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan terus berada di garda terdepan memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya ribuan petani sawit yang tengah resah atas persoalan larangan jual beli TBS dan penguasaan lahan oleh Satgas PKH.
Pernyataan ini disampaikan Aidi Hatta saat menghadiri rapat gabungan komisi DPRD bersama Sekretaris Daerah Muaro Jambi, H. Budhi Hartono, S.Sos., MT., Senin (28/7/2025). Rapat tersebut menindaklanjuti sejumlah surat resmi dari Kepala Desa Suko Awin Jaya, kelompok tani, serta Laskar Merah Putih yang sebelumnya telah menyampaikan aksi damai di gedung DPRD pada 21 Juli 2025.
Menurut Aidi Hatta, suara masyarakat adalah amanah yang harus diperjuangkan. “Masalah petani adalah masalah kita bersama. DPRD Muaro Jambi berkomitmen untuk mencari solusi terbaik. Tidak boleh ada kebijakan yang merugikan rakyat kecil,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga memastikan DPRD akan segera memanggil pihak-pihak terkait untuk duduk bersama mencari jalan keluar. “Kami tidak ingin keresahan masyarakat berlarut. DPRD akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, demi keadilan dan keberlangsungan hidup petani,” tambahnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut Sekda Muaro Jambi, H. Budhi Hartono, yang juga menegaskan sikap pemerintah daerah untuk sejalan dengan DPRD dalam membela kepentingan rakyat.
Dengan sikap tegas Ketua DPRD dan dukungan Pemkab, harapan ribuan petani sawit kini menguat bahwa keluhan mereka tidak akan dibiarkan begitu saja, melainkan diperjuangkan hingga mendapatkan solusi nyata. (*)










