Irigasi Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Petani di Kerinci Terpaksa Sedot Air Sungai untuk Sawah

Avatar

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kERINCI, GENTALANEWS.COM – Warga petani di Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, terpaksa menyedot air langsung dari sungai untuk mengairi sawah mereka. Hal ini terjadi akibat saluran irigasi utama di wilayah tersebut putus total sejak beberapa tahun terakhir dan hingga kini belum juga diperbaiki.

Saluran irigasi yang seharusnya menyuplai air ke area persawahan di Desa Siulak Tenang kini tak lagi berfungsi. Akibatnya, lahan-lahan pertanian mengering dan masa tanam terancam gagal. Para petani pun harus mencari cara agar tetap bisa menanam padi meski pasokan air sangat terbatas.

Salah satu petani, Ramli, mengaku terpaksa menggunakan mesin pompa untuk menyedot air dari dasar sungai. Ia bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan membeli bahan bakar hingga belasan liter setiap minggu agar tanaman padinya tetap hidup.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kalau tidak disedot pakai mesin, sawah kami kering total. Tapi biayanya besar, bensin mahal,” ujar Ramli kepada wartawan.

 

Kondisi serupa juga dialami Mustaria, petani lain di desa yang sama. Karena aliran air terhenti, ia menerapkan sistem tanam padi ladang tanpa olah lahan. Dengan cara sederhana, Mustaria menggunakan kayu untuk membuat lubang tanam — metode yang oleh petani setempat dikenal dengan istilah “di encam”.

“Airnya tidak ada, jadi kami tanam seperti padi ladang saja. Asal bisa tumbuh,” kata Mustaria.

Menanggapi keluhan para petani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Siulak Tenang, Ardison, menyarankan agar petani sementara waktu tetap menggunakan pompa air untuk mengatasi kekeringan, sambil menunggu pembangunan saluran irigasi baru yang ditargetkan dilaksanakan tahun depan.

“Untuk sementara, solusi paling cepat memang pompa air. Pembangunan irigasi sudah diusulkan dan ditargetkan terealisasi tahun depan,” jelasnya.

Di sekitar area tersebut, banyak pula sawah yang dibiarkan tidak digarap karena pemiliknya tidak mampu menanggung biaya tambahan untuk menyedot air. Para petani berharap pemerintah segera memperbaiki saluran irigasi agar produktivitas pertanian kembali normal dan ancaman gagal panen dapat dihindari. (*)

Berita Terkait

Desak Kejari Muaro Jambi Tetapkan Status Hukum Ade Asmara, PW SEMMI Jambi Serahkan Legal Opinion Ahli Hukum Pidana Korupsi
Luminor Hotel Jambi Hadirkan “Sunday Super Lunch MAKSIBAR” Spesial HUT Kota Jambi ke-80
PMII Merangin Geruduk Kantor Bupati, Sekda Justru Picu Polemik dengan Ucapan Kontroversial
Jembatan Putus dan Rumah Hanyut Terseret Arus, Desa Rantau Limau Kapas Lumpuh Total
Pemeriksaan di Polresta Jambi: Laporan Guswandy Terhadap Direktur PT. Fajar Lestari Anugerah Sejati Dinilai Cacat Hukum
Gubernur Al Haris Bantu Pulangkan 3 Warga Jambi Korban Scam dari Kamboja
Relawan MBG di SPPG Pasar Masurai 2 Mengaku Terima SP3 Sepihak, Soroti Dugaan Ketidakadilan dan Kekerasan Verbal
Tambang Emas Ilegal Ancam Fasilitas Umum di Desa Tanjung Lamin, Warga Desak APH Tangkap Pelaku Dompeng
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Prof. Sahuri Bilang Kasus Ade Asmara Memenuhi Unsur Tindak Pidana

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Jati Coffee Hadir di Kota Jambi, Siap Jadi Alternatif Tempat Nongkrong Favorit Warga

Minggu, 13 September 2026 - 16:33 WIB

UKW kota Jambi resmi ditutup,Wartwan JEKTV Surya Kurniawan dinyatakan kompeten di jenjang Madya

Minggu, 13 September 2026 - 09:42 WIB

ikuti UKW Mandiri, Ketua PJS Jambi Wahyu Jati Dinyatakan Berkompeten Jenjang Madya

Kamis, 3 September 2026 - 08:06 WIB

Kapolresta Jambi Sambut Hangat Kunjungan Pimred Lintas Jaluko dan Lintas Provinsi, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:54 WIB

Massa Aksi di Polda Jambi Tuntut Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:35 WIB

Luminor Hotel Jambi Hadirkan “Sunday Super Lunch MAKSIBAR” Spesial HUT Kota Jambi ke-80

Kamis, 16 April 2026 - 17:45 WIB

Pemeriksaan di Polresta Jambi: Laporan Guswandy Terhadap Direktur PT. Fajar Lestari Anugerah Sejati Dinilai Cacat Hukum

Berita Terbaru