Diduga Malpraktik, Bocah 10 Tahun di Kerinci Alami Cedera Serius Usai Khitan di Klinik Mandiri

Avatar

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, GENTALANEWS.COM – Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun berinisial B.I. mengalami cedera serius pada alat kelaminnya usai menjalani proses khitan di sebuah praktik mandiri milik seorang perawat berinisial Y.G, pada 19 Oktober 2024 lalu. Peristiwa ini diduga kuat merupakan kasus malpraktik medis.

Keluarga menyebut, insiden tragis ini membuat sang anak yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar mengalami trauma berat dan kesulitan buang air kecil. Sang ibu, Dian Tiara, menceritakan bahwa putranya hampir setiap hari menangis karena menahan rasa sakit.

Pasca kejadian, keluarga telah membawa anak mereka ke rumah sakit di Sumatera Barat dan menjalani lima kali operasi. Namun dokter menyampaikan bahwa cedera yang dialami telah melampaui batas normal prosedur khitan, menyebabkan kerusakan parah pada organ vital korban.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada awalnya, pihak perawat sempat memberikan bantuan penuh hingga operasi kedua. Namun, sejak operasi ketiga hingga kelima, ia hanya membantu dalam bentuk transportasi dan perlahan mulai lepas tangan dari kesepakatan awal.

Merasa kecewa dan tidak mendapatkan pertanggungjawaban yang semestinya, keluarga akhirnya memutuskan untuk menyebarkan kondisi anak mereka ke media sosial. Postingan tersebut viral, dibagikan ratusan kali, dan mendapat simpati luas dari masyarakat.

Pihak keluarga menyatakan akan segera melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian, karena kuat dugaan telah terjadi malpraktik medis. Mereka berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang serta dukungan medis dan psikologis untuk membantu pemulihan anak mereka.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius agar praktik serupa tidak kembali terjadi dan tidak ada lagi korban berikutnya. (Stwn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Btv Jambi

Berita Terkait

Bocah 4 Tahun yang Dilaporkan Hanyut di Selokan Kota Jambi Ditemukan Meninggal Dunia
Governor of Jambi Inaugurates GDC Data Center, Marking a New Era of Digital Infrastructure in the Province
Presiden Prabowo Hadiri Konferensi Tingkat Tinggi PBB Bahas Solusi Dua Negara untuk Palestina
Bertele-tele, Budi Azwar Keluhkan Pelayanan PT. indomobil Finance Indonesia
Bandar Narkoba dibekuk Satres Narkoba Polres Batanghari, Dua Orang Masih DPO
Walhi Papua: Ada 3 Izin Tambang Nikel di Pulau-pulau Kecil Raja Ampat
Pecinta Musik Siap-Siap! Singphoria SKJ Vol. 5 Hadir 15 Juni di Jambi
Pondok Pesantren Ummul Masakin Gelar Kurban Idul Adha 1446 H, Bagikan Daging untuk Santri, Asatidz, dan Warga Sekitar
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Integritas PN Ma Bulian Keos, Aparat Nyatakan Siap Amankan Eksekusi, PN Gantung Ke Pastian Hukum.

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:12 WIB

Tak Mau Lagi Dimediasi, Warga Dusun Mudo Desak Penyelesaian yang Berkeadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 09:54 WIB

Sebagai Bentuk Keseriusan Pengurus, Delegasi PJS Provinsi Jambi Ikuti Munas ke III

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:35 WIB

Luminor Hotel Jambi Hadirkan “Sunday Super Lunch MAKSIBAR” Spesial HUT Kota Jambi ke-80

Kamis, 16 April 2026 - 17:45 WIB

Pemeriksaan di Polresta Jambi: Laporan Guswandy Terhadap Direktur PT. Fajar Lestari Anugerah Sejati Dinilai Cacat Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 13:42 WIB

Gubernur Al Haris Bantu Pulangkan 3 Warga Jambi Korban Scam dari Kamboja

Minggu, 12 April 2026 - 13:49 WIB

Tambang Emas Ilegal Ancam Fasilitas Umum di Desa Tanjung Lamin, Warga Desak APH Tangkap Pelaku Dompeng

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:45 WIB

Perayaan Anniversary ke-9 Luminor Hotel Jambi

Berita Terbaru