Korban Tembok RS Arafah Roboh Minta Ganti Rugi dan Pembersihan Puing

Avatar

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden robohnya tembok pembatas Rumah Sakit Arafah pada Senin malam (1/12/2025) terus menuai sorotan warga. Peristiwa yang menimpa dua rumah di RT 10, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin itu dinilai terjadi akibat kelalaian pihak rumah sakit dalam membangun pagar tanpa memperhatikan saluran pembuangan air.

Tokoh masyarakat, Roheman, menegaskan bahwa penyebab utama ambruknya tembok adalah ketiadaan drainase di area pagar. Akibatnya, air hujan tertampung di balik tembok dan menekan struktur bangunan hingga akhirnya runtuh.

“Ini jelas kelalaian. Tidak ada saluran air sama sekali, jadi saat hujan lebat air ngumpul dan tembok tidak kuat menahan. Akhirnya roboh dan menimpa rumah warga,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Roheman menambahkan bahwa pihak rumah sakit memang telah melakukan mediasi dengan para korban. Namun proses penyelesaian belum tuntas, terutama terkait kompensasi dalam bentuk uang.

“Bangunan memang akan diperbaiki, tapi soal ganti rugi uang belum ada kata sepakat. Warga juga minta puing-puing longsor segera dibersihkan karena berpotensi menimbun dokumen penting, seperti surat tanah, ijazah, dan berkas keluarga,” jelasnya.

Kronologi: Suara Aneh Dikira Kucing, Ternyata Tembok RS Ambruk.

Korban terdampak, Wardianto, menceritakan momen mengejutkan sebelum pagar ambruk. Ia mengira suara yang muncul berasal dari keributan kecil, bukan dari sebuah bangunan yang hampir runtuh.

“Terdengar suara kletek-kletek, kayak seng atau kucing berkelahi. Tapi lama-lama kok rumah ikut bergetar,” tuturnya.

Saat warga keluar untuk memastikan, mereka terkejut melihat tembok besar rumah sakit sudah menimpa permukiman padat tersebut. Beberapa warga bahkan sempat terjebak di dalam rumah karena jalur keluar tertutup material bangunan.

“Empat orang sempat terjebak, untungnya bisa dievakuasi. Ada yang luka lecet dan langsung ditangani pihak rumah sakit,” tambah Wardianto.

Rumah dan Bedeng 3 Pintu Rusak Parah, Ambruknya tembok tersebut merusak satu rumah permanen dan satu bangunan bedeng berisi tiga pintu yang dihuni beberapa kepala keluarga. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar dan masih dalam pendataan BPBD Kota Jambi.

Sebelumnya, Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, menyampaikan bahwa timnya telah melakukan asesmen cepat, membersihkan akses, serta memproteksi area yang berpotensi mengalami longsor susulan.

“Kami sudah lakukan pemetaan risiko dan memastikan lokasi aman dari potensi longsor lanjutan,” katanya.

Tuntutan Warga: Ganti Rugi dan Pembersihan Puing Hingga kini warga menuntut agar pihak Rumah Sakit Arafah segera:

memberikan ganti rugi yang layak, baik dalam bentuk perbaikan bangunan maupun kompensasi uang, melakukan pembersihan puing secara menyeluruh, serta memastikan faktor keamanan lingkungan diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang.

Masyarakat berharap proses mediasi berjalan transparan dan berpihak kepada korban yang terdampak langsung.

Berita Terkait

Luminor Hotel Jambi Hadirkan “Sunday Super Lunch MAKSIBAR” Spesial HUT Kota Jambi ke-80
PMII Merangin Geruduk Kantor Bupati, Sekda Justru Picu Polemik dengan Ucapan Kontroversial
Jembatan Putus dan Rumah Hanyut Terseret Arus, Desa Rantau Limau Kapas Lumpuh Total
Pemeriksaan di Polresta Jambi: Laporan Guswandy Terhadap Direktur PT. Fajar Lestari Anugerah Sejati Dinilai Cacat Hukum
Gubernur Al Haris Bantu Pulangkan 3 Warga Jambi Korban Scam dari Kamboja
Relawan MBG di SPPG Pasar Masurai 2 Mengaku Terima SP3 Sepihak, Soroti Dugaan Ketidakadilan dan Kekerasan Verbal
Tambang Emas Ilegal Ancam Fasilitas Umum di Desa Tanjung Lamin, Warga Desak APH Tangkap Pelaku Dompeng
Dukung Program ketahanan pangan, Desa pasar terusan Tanam padi dua Kali Setahun
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:35 WIB

Luminor Hotel Jambi Hadirkan “Sunday Super Lunch MAKSIBAR” Spesial HUT Kota Jambi ke-80

Rabu, 29 April 2026 - 02:59 WIB

PMII Merangin Geruduk Kantor Bupati, Sekda Justru Picu Polemik dengan Ucapan Kontroversial

Minggu, 26 April 2026 - 12:01 WIB

Jembatan Putus dan Rumah Hanyut Terseret Arus, Desa Rantau Limau Kapas Lumpuh Total

Kamis, 16 April 2026 - 17:45 WIB

Pemeriksaan di Polresta Jambi: Laporan Guswandy Terhadap Direktur PT. Fajar Lestari Anugerah Sejati Dinilai Cacat Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 13:42 WIB

Gubernur Al Haris Bantu Pulangkan 3 Warga Jambi Korban Scam dari Kamboja

Minggu, 12 April 2026 - 13:49 WIB

Tambang Emas Ilegal Ancam Fasilitas Umum di Desa Tanjung Lamin, Warga Desak APH Tangkap Pelaku Dompeng

Kamis, 9 April 2026 - 01:26 WIB

Dukung Program ketahanan pangan, Desa pasar terusan Tanam padi dua Kali Setahun

Sabtu, 4 April 2026 - 02:43 WIB

Marak Penipuan Online Catut Nama Pejabat Kepolisian, Kapolres Merangin Tegaskan: Jangan Percaya, Itu Modus Kejahatan!

Berita Terbaru