Warga ngadu Ke Dewan tentang Tapal Batas. DPRD janji akan Perjuangan Hak Masyarakat 

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI, GENTALANEWS.COM – Tapal batas antara desa Tanjung lebar dusun V Tanjung mandiri kecamatan Bahar selatan kabupaten Muaro Jambi dengab desa bungku kabupaten Batang hari hingga saat ini belum terselesaikan dengan baik. Atas persoalan tersebut warga desa Tanjung mandiri kembali mendatangi DPRD Muaro Jambi menjelaskan dan meminta solusi terhadap permasalahan tersebut.

Masyarakat tanjung Mandiri yang di motori oleh tokoh masyarakat Kampung Pak selamat mengatakan,dirinya bersama masyarakat sudah sangat resah perihal tapal batas desanya dengan Desa tetangga.

Pak selamat menjelaskan di lapangan warganya kerap gaduh dengan warga desa tetangga. Ia berharap soal tapal batas dapat dicarikan solusi oleh DPRD dan pemerintah kabupaten.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Dewan sebagai wakil rakyat,kami meminta untuk menindaklanjuti masalah ini, sebelum memakan korban di lokasi sengketa, mengingat saat ini di perbatasan kondisi warga batas kurang harmoni” kata pak selamat saat berkunjung dirumah kediaman Salah satu anggota DPRD Muaro Jambi Praksi PKS Ali Mustika.(22/8/2025).

Ia menyebut jika tapal batas jelas masuk dalam wilayah kabupaten Muaro jambi,ini dikuatkan dengan bukti dokumen yang berumur puluhan tahun silam.Bahkan yang anehnya lagi ada beberapa warga yang awalnya terdata dan berdomisili kabupaten Muaro Jambi beralih masuk ke batang hari dengan harapan pemerintah Batang hari mengeluarkan sertifikat hak milik,namun setelah adanya Satgas PKH baru-baru ini warga tersebut kembali memilih menetap di desa Tanjung mandiri.

Dan yang anehnya lagi ada dusun baru yang berada di area Kadus tanjung Mandiri,yang baru berdiri sejak tahun 2018 lalu.ini jelas merugikan pihak desa Tanjung mandiri yang notabene desa tertua di lokasi tersebut.

Kami tidak terima dan tidak akan membiarkan sedikitpun wilayah kami masuk dalam area desa tetangga sebelum tapal batas ini jelas.Dan kami siap adu argumen dan memberikan bukti kongkrit.Jika batas yang di akui oleh desa tetangga masuk dalam awal kawasan milik kabupaten Muaro Jambi.”sebutnya.

Sementara itu, anggota DPRD Muaro Jambi dari Fraksi PKS, Ali Mustika mengatakan pihaknya akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat nya agar tidak hilang dengan adanya tapal batas tersebut.

Disampaikannya,dalam waktu dekat ia akan membuat pertemuan antara masyarakat dengan Pemkab Muaro Jambi untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak berlarut sehingga memakan korban di lapangan.

“Terimakasih atas aspirasi dan masukan masyarakat kepada kami, tentunya kami akan berusaha berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Kabupaten Muaro Jambi untuk mencarikan solusi yang terbaik,” ucap Ali Mustika

Tak sampai disitu, lanjut Ali Mustika DPRD Muaro Jambi juga akan membawa persoalan ini ke DPRD Provinsi hingga ke pusat jika tidak menemuan solusinya segera. (*)

Berita Terkait

Luminor Hotel Jambi Hadirkan “Sunday Super Lunch MAKSIBAR” Spesial HUT Kota Jambi ke-80
PMII Merangin Geruduk Kantor Bupati, Sekda Justru Picu Polemik dengan Ucapan Kontroversial
Jembatan Putus dan Rumah Hanyut Terseret Arus, Desa Rantau Limau Kapas Lumpuh Total
Pemeriksaan di Polresta Jambi: Laporan Guswandy Terhadap Direktur PT. Fajar Lestari Anugerah Sejati Dinilai Cacat Hukum
Gubernur Al Haris Bantu Pulangkan 3 Warga Jambi Korban Scam dari Kamboja
Relawan MBG di SPPG Pasar Masurai 2 Mengaku Terima SP3 Sepihak, Soroti Dugaan Ketidakadilan dan Kekerasan Verbal
Tambang Emas Ilegal Ancam Fasilitas Umum di Desa Tanjung Lamin, Warga Desak APH Tangkap Pelaku Dompeng
Dukung Program ketahanan pangan, Desa pasar terusan Tanam padi dua Kali Setahun
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:35 WIB

Luminor Hotel Jambi Hadirkan “Sunday Super Lunch MAKSIBAR” Spesial HUT Kota Jambi ke-80

Rabu, 29 April 2026 - 02:59 WIB

PMII Merangin Geruduk Kantor Bupati, Sekda Justru Picu Polemik dengan Ucapan Kontroversial

Minggu, 26 April 2026 - 12:01 WIB

Jembatan Putus dan Rumah Hanyut Terseret Arus, Desa Rantau Limau Kapas Lumpuh Total

Kamis, 16 April 2026 - 17:45 WIB

Pemeriksaan di Polresta Jambi: Laporan Guswandy Terhadap Direktur PT. Fajar Lestari Anugerah Sejati Dinilai Cacat Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 13:42 WIB

Gubernur Al Haris Bantu Pulangkan 3 Warga Jambi Korban Scam dari Kamboja

Minggu, 12 April 2026 - 13:49 WIB

Tambang Emas Ilegal Ancam Fasilitas Umum di Desa Tanjung Lamin, Warga Desak APH Tangkap Pelaku Dompeng

Kamis, 9 April 2026 - 01:26 WIB

Dukung Program ketahanan pangan, Desa pasar terusan Tanam padi dua Kali Setahun

Sabtu, 4 April 2026 - 02:43 WIB

Marak Penipuan Online Catut Nama Pejabat Kepolisian, Kapolres Merangin Tegaskan: Jangan Percaya, Itu Modus Kejahatan!

Berita Terbaru